Kritik Lukisan Nyi Dewi Rantam Sari
oleh : Garda Udi Kharisma
UNNES
Lukisan
yang diciptakan oleh indra ning listiyani ukuran 10 x 160 berjudul nyi dewi
rantam sari ini bertajuk misteri. gagasan
yang mengilhami penciptaan sang seniman yakni nyi dewi rantam sari. Beliau
merupakan sosok penguasa laut utara yang dipercaya sebagian besar masyarakat
pesisir di pantura khususnya brebes, tegal, pemalang dan pekalongan. Jika
dianalogikan sosok ini sama halnya dengan nyi ratu kidul yang merupakan penguasa
pantai selatan. Pada lukisan tersebut sosok yang ditampilkan yakni wanita
behelai kain panjang menutupi badanya secara samar-samar berwarna hujau dengan sampur atau slendang berwara merah.
Sosok
tersebut digambarkan secara naturalis dengan permaian latar yang ekspresionis ,
namun masih terlihat natural dan apa adanya. Penggambaran sosok dewi yang
biasanya sangat menonjolkan keanggunan serta meggunakan emelenter yang terkesan
mewah lengkap dengan balada panjaganya
tidak nampak pada sosok ini. Hanya menampilkan konsep esensial sesosok dewi
yang merupakan intrepretasi sang seniman. Dengan latar pendukung berupa sulur
berwarna coklat kehitaman serta sosok berkain putih yang terlihat samar
berjumlah 5. Secara keseluruhan hal yang ditampilkan memiliki kesan magis yang
kuat. Speerti penggunaan warna terang dipadukan dengan gelap serta objek dan
subjek lukisan yang di gambarkan
secaraalamiah sehingga membuat apresiator penasaran
Unsur
dan prinsip seni rupa yang menonjol pada lukisan ini yakni garis, warna dan
tekstur.elemen garis sangat dominan antara objek dan subjek lukisan. garis
kekuningan nampak pada objek utama, dimana sang dewi mengenakan pakaian yang terkesan
draperistik dengan paduan warna hijau kekuningan untuk memunculkan kesan magis.
Pada elemen rambut diwujudkan dengan garis panjang terurai hingga pinggul.
Penggunaan unsur garis juga nampak pada latar seperti objek bulatan dan sulur.
Dalam pengaplikasiannya, garis yang dipadukan dengan corak warna alamiah dibuat
dengan kesan garis-garis halus sehingga selain kesan draperistik yang nampak
pada pakaian pula kesan luwes juga nampak dominan. Sehingga menciptakan irama
tertentu yang dinamis
Warna
yang ditampilkan melalui lukisan ini.menggunakan warna alamiah yang dominan
coklat kemerahan. Namun penggunaan warna hijau kekuningan nampak kontras pada
objek utama. penggabungan antara elemen warna tua dengan muda selain
menghasilkan efek kontras juga membuat point of intrest antara objek dan latar
pendukung sehingga memperlihatkan kesan dramatik. Efek kontras juga dapat
dilihat padaaksen selendang di pinggul,yang membuat efek bidang pemisah antara
atasan dan bawahan baju. Selain itu sang pelukis juga menggunakan warna pastel
yang dapat jumpai pada objek wajah. penggunaan warna semacam ini membuat kesan
wajah menjadi alamiah namun terlihat datar karena tidak menampilkan gradasi
terutama di wajah, tangan dan kaki.
Kecermatan
penggunaan warna terlihat pada penggunaan warna putih pada objek pendukung yang
bisa kita lihat di bagian lata rsehingga membuat kesan lukisan menjadi lebih
netral dan seimbang. Keterpaduan antara warna alam.pastel serta netral membuat
lukisan ini terlihat atraktif karena mampu menggabungkan beberapa unsur warna
tanpa merusak gagasannya. Pegaplikasian warna tersebut juga akan membuat kesan tekstur yang halus
dan semu. selain akan membuat lukisan nampak dinamis juga akan mendukung
karakter tokoh utama yakni nyi dewi rantam sari. Hal ini berbeda dengan lukisan
bernuansa misteri yang lainnya.biasanya menggunakan penggabungan warna yang
ekspresif sehingga membuat kesan tekstur kasar misalnya lukisan soleh pati.
Secara keseluruhan Penggabungan antara unsur danprinsip dalam lukisan ini
saling mendukung antara objek dan latar. Sehingga membuat komposisi yang
menyatu dan memiliki keselarasan.
Dalam
lukisan ini yang mengangkat cerita seorang dewi penguasa pantai utara jawa yang
dinamakan nyi dewi rantam sari. Yang memiliki simbol, nilai, makna dan pesan
trsendiri terutama bagi masyarakat tegal. jika diperhatikan penggambaran
sesosok dewi ini dalam lukisan ini sesuai dengan konsepsi masyarakat pesisir
tegal. Nyi dewi rantam sari dimanifestasikan sebagai putri yang cantik jelita
yang disimbolkan sebagai penguasa laut utara jawa. Sosok ini sering menampakan
dirinya di pelabuhan tegal. penggambaran sosok ini menurupakan bentuk ekspresi
seniman terhadap kearifan lokal di Tegal. sang seniman menggambarkan nyi dewi
rantam sari berdiri tegak gemulai.
Adapun
elemen yang dipakai nyi dewi rantam sari yakni mahkota jubah hijau panjang dan
sampur merah.jika dilihat secara visual sangat sederhana untuk ukuran sesosok
dewi. Secara semiotik posisi badan tegap gemulai mencirikan sesosok ratu yang
penuh wibawa. Walaupun digambarkan secara sederhana namun karakter seorag dewi
masih terlihatyakni adanya mahkota yang merupakan simbol penguasa. Jika
dikaitkan dengan mitologi masyarakat pesisir sosok nyi dewi rantam sari digambarkan
sebagai ratu yang cantik gemulai dan welas asih.
Kesederhanaan
nyi dewi rantam sari merupakan manifestasi masyarakat pesisir. kebaikan nyi
dewi rantam sari dikonsepsikan karena masyarakat sekitar menjadikan sosok
tersebut untuk ngalap berkah atau mencari pesugihan.Warna hijau yang dipakai
nyi dewi rantam sari merupakan merupakan simbol kesuburan. Jika kita bandingkan
warna hijau menjadi kekhasan sosok penguasa di lautan seperti nyi rorokidul.
Pada objek latar banyak menggunakan warna coklat dipadukan dengan warna merah dengan sedikit sentuhan
warna kuning. selain terlihat kontras adanya warna tersebut memiliki arti
energi dan misteri. Lukisan tersebut memiliki pesan tertentu terlebih sebagai
upaya pewarisan kebudayaan masyarakat pesisir terutama pesan moral, sekalipun
menjadi penguasa harus tetap sederhana dengan menyebarkan sikap welas asih yang
di citrakan melalui sosok nyi dewi rantam sari.
Menurut
saya karya yang di tampilkan merupakan gagasan yang unik. karena berani menampikan
aspek multidimensional seperti sosial,budaya dan mitologi. Sebagai orang jawa memang
perbaduan antar beberapa komponen tersebut menjadi sebuah kesatuan yang
merupakan bagian yang integral satu sama lain. Hal ini nampakpada lukisan ini yang
dapat ditilik melalui Keterpaduan beberapa unsur dan prinsip secara visual yang
memiliki kajian semiotik baik dari warna, bentuk bahkan tekstur. artinya
komposisi visualnya sangat mendukung antar bagian yang bisa dilihat melalui
Suasana yang coba digambarkan secara
esensial. Serta mampu menampilkan konsepsi nyi dewi rantam sari tidak hanya melalui
gagasan pribadi namun sesuai konteks dengan masyrakat . sehingga terkesan
natural dan tidak mengada-ada. Adanya lukisan ini menurut saya sudah menmpilkan
keberhasilan dalam upaya penyampaian pesan tetang sosok dewi nyi rantam sari.
hal ini pula bisa dilakukan sebagai upaya edukasi terhadap mitologi masyarakat
pesisir Tegal.
terimakasih banyak ulasannya bang
BalasHapustapi maaf baru tau tadi jd baru baca. salam rahayu
Boleh dong dikritik jg lukisan2 yg lainnya..
BalasHapus